The Last Candy menceritakan seorang badut kecil yang sangat menginginkan permen terakhir di hadapannya. Ketika permen itu dibeli oleh orang lain, ia memilih mencurinya demi memenuhi keinginannya. Meski akhirnya berhasil memiliki permen tersebut, kebahagiaan yang diharapkan tak pernah datang. Yang tersisa hanyalah rasa bersalah dan penyesalan, tergambar melalui wajahnya yang muram. Karya ini menggambarkan bahwa tidak semua keinginan yang berhasil kita dapatkan akan membawa kebahagiaan, terutama ketika diperoleh dengan mengorbankan nilai kejujuran.
